Jakarta – Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menggelar Rapat Program Kerja Pengurus tahun 2026 pada Senin, (19/01/2026). Kegiatan Rapat diawali dengan shalat subuh berjamaah di Masjid Al Furqan, Komplek Masjid Al Furqan Dewan Dakwah, Jl. Kramat Raya 45, Jakarta Pusat.
Rapat Kerja Pengurus Tahun 2026 dihadiri oleh seluruh Pengurus, baik Pengurus Harian, Para Ketua Bidang, Kepala Biro dan Kepala Unit Pelaksana di lingkungan Dewan Dakwah Pusat.
Rapat Kerja Pengurus dibuka oleh Sekretaris Umum Dewan Dakwah, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, MM secara formal dengan membaca doa. Ketua Umum Dewan Dakwah, Dr. Adian Husaini, M.Si., melanjutkan dengan memberikan sambutan dan arahan terkait Rapat Kerja Pengurus 2026. Diantaranya, Dewan Dakwah harus semakin mengokohkan jati diri sebagai Lembaga Dakwah dan Pendidikan.
“Dewan Dakwah terus mengokohkan jatidiri sebagai lembaga dakwah dan pendidikan, karena banyak sekali warisan yang ditinggalkan oleh para Pendiri Dewan Dakwah. Diantaranya, warisan berupa aset fisik, aset intelektual, aset akhlakul karimah, dan aset keteladanan dalam perjuangan.” jelasnya
Memasuki sesi pertama, Raker dipandu oleh Dr. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd, selaku Wakil Sekretaris Umum I. Membahas program kerja Biro di bawah koordinasi Sekretaris Umum yang berjumlah 13, yaitu: Kepala Sekretariat, Badan Pengelolaan Komplek Masjid Al Furqan, Biro Kominfo dan Dakwah Digital, Biro Humas, Biro Pemberdayaan Daerah, Biro Hukum, Biro Perpustakaan, Biro Penerbitan, Biro Kerjasama Antar Lembaga Eksternal, Biro Perencanaan dan Pembangunan Sarana Dakwah, Biro SDM dan Perencanaan Program Kerja, Ketua Badan Pengelola Pusdiklat Dewan Dakwah Tambun dan Ketua Badan Pengelola Pusdiklat Dewan Dakwah Cipayung.
“Dalam hal ini, seluruh Bidang, Biro dan unit pelaksana yang ada dibawah Kluster Sekretariat menjadi penghubung dalam memenuhi kebutuhan setiap bidang, biro dan unit pelaksana di lingkungan Dewan Dakwah secara umum. Kita menjadi pihak yang harus selalu bisa menampilkan kebaikan di dalam dan diluar (Inner & Outer Beauty), menjadi cantik luar dalam” ungkap H. Fathurrahman.
Adapun sesi kedua, disampaikan oleh Bidang di bawah koordinasi Wakil Ketua Umum II, diantaranya Bidang Penempatan dan Pembinaan Dai, Bidang Kerukunan Umat Beragama (KUB), Persatuan Dai Dewan Dakwah (PERSADA), Bidang Hubungan Luar Negeri, Majelis Fatwa Dewan Dakwah serta Pusat Kajian dan Ghazwul Fikri Dewan Dakwah.
“Fokus Program di Kluster ini harus bisa menjadi kanal Dakwah Binaan dan Difaan. Bidang Penempatan dan Pembinaan Dai serta PERSADA (Persatuan Dai Dewan Dakwah) menjadi ujung tombak dari kedua hal tersebut, maka pendataan dai dengan target 10.000 menjadi fokus kita. Dalam hal fatwa, Majelis Fatwa Dewan Dakwah diharapkan menjadi lembaga yang mampu menjawab kebutuhan umat. Pusat Kajian dan Ghazwul Fikri Dewan Dakwah, diharapkan fokus untuk menajamkan Lima Fungsi Dewan Dakwah, Fatwa Kebangsaan dan Khittah Dakwah yang sudah ada.” Ungkap Dr. Adian Husaini
Untuk Bidang KUB, diharapkan ditahun 2026, bisa fokus menghadirkan kader-kader Dai Kristolog yang bisa diterjunkan melakukan training di lapangan.
“Selama lima tahun, Bidang KUB sudah cukup berhasil membuat Pelatihan Dai Kristolog, baik dari kelas khusus kepakaran Mahasiswa STID Mohammad Natsir. Atau dai-dai daerah yang direkomendasikan. Maka ke depan kita harus sudah memiliki kader kristolog untuk memperkuat dakwah difaan kita.” Imbuhnya
Presentasi sesi ke tiga, disampaikan oleh Bidang di bawah koordinasi Wakil Ketua Umum I, diantaranya Bidang Pendidikan, Bidang Kaderisasi Ulama, Bidang Pelatihan, Bidang Pemuda-Olahraga dan Beladiri, Bidang Aitam dan Armalah, Bidang Muslimat dan Ketahanan Keluarga, Ketua Masjid dan Pesantren Mahasiswa Al Furqan serta Muslimat Dewan Dakwah.
“Kita tetap komitmen menjalankan hasil Silatnas di Yogyakarta, menjadikan Masjid, Pesantren dan Kampus sebagai tiga poros dakwah yang disebutkan Pak Natsir secara eksplisit. Namun tentu ada integrasi yang kita lakukan, guna melakukan penyesuaian nomenklatur di bawah Waketum I”. jelas Dr. Imam Zamroji
Fokus Program pada Kluster Wakil Ketua Umum I adalah menyusun program sesuai arahan Ketua Umum, yaitu mengokohkan jati diri Dewan Dakwah sebagai lembaga dakwah dan pendidikan.
“Kita melakukan program Pendidikan yang berorientasi kepada lahirnya kader dai ilallah; cinta ilmu, cinta dakwah dan berakhlakul karimah. Maka 8 Bidang dibawah rumpun Waketum I, utamanya diberikan amanah untuk menyelenggarakan Pendidikan dengan berorientasi kader tersebut.” Imbuhnya
Sesi terakhir adalah presentasi dari Bidang dan Unit di bawah koordinasi Bendahara Umum, meliputi Bidang ZISWAF, LAZNAS Dewan Dakwah, Badan Wakaf Dewan Dakwah, dan Bidang Bisnis Development dan Manajemen Aset.
Seluruh program kerja disepakati dan akan menjadi panduan kerja Pengurus selama tahun 2026.
Humas Dewan Dakwah
Editor: Abu Dzakir