Jakarta – Bidang Pendidikan Dewan Dakwah akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-V di Solo, pada Rabu-Kamis, (4-5/2/2026).
Acara yang akan digelar di Multazam Syariah Hotel Kartasuro – Sukaharjo-Solo Jawa Tengah ini terselenggara atas kerjasama Bidang Pendidikan Dewan Dakwah dan BAMUIS BNI. Diikuti oleh 96 dari 108 lembaga pendidikan di lingkungan Dewan Dakwah.
Sebelumnya, Bidang Pendidikan telah menyelenggarakan 4 kali Mukernas. Yaitu Mukernas I diselenggarakan pada tahun 2014. Disusul Mukernas II pada tahun 2018, Mukernas III pada tahun 2022 dan Mukernas IV pada tahun 2024.
Ketua Bidang Pendidikan Dewan Dakwah, Dr. Ujang Habibi, M.Pd.I menyatakan, tujuan Muskernas V ini untuk meneguhkan kembali visi misi diselenggarakannya pendidikan di lingkungan Dewan Dakwah.
“Pada Muskernas V ini kami mengambil tema, ‘Meneguhkan Arah dan Tujuan Pendidikan Dewan Da’wah dalam Rangka Menyongsong Indonesia Emas 2045’. Acara ini Insya Allah akan diikuti oleh 120 peserta dari perwakilan unit pendidikan Dewan Dakwah di seluruh Indonesia,” Jelasnya
Pemilihan tempat Mukernas V di Solo ini, merupakan salahsatu ikhtiar dari Bidang Pendidikan dalam menampilkan program pendidikan yang digagas Dewan Dakwah Solo selama ini.
“Sampai saat ini, Dewan Dakwah Daerah yang memiliki lembaga pendidikan yang cukup lengkap, dari mulai tingkat TK sampai Perguruan Tinggi itu adalah Dewan Dakwah Solo. Kami berharap daerah lain bisa mengambil inspirasi dari penyelenggara pendidikan Islam yang diselenggarakan tersebut.” Imbuhnya
Acara yang digelar selama dua hari ini akan menghadirkan beberapa Narasumber dan materi yang menarik, diantaranya Dr. H. Adian Husaini, M.Si selaku Ketua Umum Dewan Dakwah akan mengulas terkait sosok Mohammad Natsir; sebagai Negarawan, Guru dan Dai.
Sementara itu dari pihak BAMUIS BNI, materi akan disampaikan oleh Prof. Dr. Amin Suma, selaku Dewan Pengawas Syariah BAMUIS BNI.
Adapun materi terkait peran dai dalam membangun NKRI akan disampaikan oleh Dr. Imam Zamroji, MA., Wakil Ketua Umum Dewan Dakwah.
Selain itu, materi lainnya akan disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Dewan Dakwah, Ust. Reli Chandra, M.M.Pd. mengenai penguatan visi misi Persatuan Guru Dewan Dakwah. Kajian Aliran Sesat oleh Arif Wibowo dan lain sebagainya.
Dr. Ujang Habibi menyampaikan tujuan dari penyelenggaraan Muskernas V ini adalah terjalinnya sinergitas yang kuat dan kebersamaan dari seluruh stakeholder pendidikan di lingkungan Dewan Dakwah.
“Semoga Mukernas V ini dapat melahirkan sinergi, tekad dan kebersamaan yang kuat dari seluruh Kepala Sekolah, Mudir Pesantren, Mudir ADI, STID Mohammad Natsir, LTQ, QS, PKBM dan seluruh lembaga pendidikan Dewan Dakwah untuk mewujudkan moto “Menjadi Dai Sejak Dini; Cinta Ilmu, Cinta Dakwah dan Berakhlakul Karimah.” Pungkasnya
Kegiatan Mukernas V ini akan ditutup dengan melakukan kunjungan ke semua unit pendidikan di Dewan Dakwah Solo.
Humas Dewan Dakwah
Editor: Abu Dzakir

Pameran ini menampilkan dokumentasi visual perjuangan tokoh-tokoh Islam yang memiliki peran penting dalam proses revolusi dan pembentukan Republik Indonesia.
Sementara itu, penulis dan peneliti sejarah Pizaro Gozali Idrus menegaskan bahwa tokoh-tokoh Islam memiliki kontribusi yang sangat menentukan dalam membentuk fondasi Republik Indonesia, baik secara politik, moral, maupun kebangsaan.
Hadi yang juga Founder Pusat Dokumentasi Islam Indonesia Tamaddun menambahkan, pameran ini direncanakan menjadi program utama Perpustakaan Dewan Dakwah, yang akan dijalankan secara berkelanjutan melalui kerja sama dengan berbagai komunitas literasi dan sejarah.

Direktur Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Bapak Prof. Waryono Abdul Ghofur sangat mengapresiasi program-program yang sudah dijalankan oleh Dewan Dakwah melalui Laznas Dewan Dakwah dan Badan Wakaf Dewan Dakwah.
Rapat Kerja Pengurus dibuka oleh Sekretaris Umum Dewan Dakwah, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK, MM secara formal dengan membaca doa. Ketua Umum Dewan Dakwah, Dr. Adian Husaini, M.Si., melanjutkan dengan memberikan sambutan dan arahan terkait Rapat Kerja Pengurus 2026. Diantaranya, Dewan Dakwah harus semakin mengokohkan jati diri sebagai Lembaga Dakwah dan Pendidikan.
“Fokus Program di Kluster ini harus bisa menjadi kanal Dakwah Binaan dan Difaan. Bidang Penempatan dan Pembinaan Dai serta PERSADA (Persatuan Dai Dewan Dakwah) menjadi ujung tombak dari kedua hal tersebut, maka pendataan dai dengan target 10.000 menjadi fokus kita. Dalam hal fatwa, Majelis Fatwa Dewan Dakwah diharapkan menjadi lembaga yang mampu menjawab kebutuhan umat. Pusat Kajian dan Ghazwul Fikri Dewan Dakwah, diharapkan fokus untuk menajamkan Lima Fungsi Dewan Dakwah, Fatwa Kebangsaan dan Khittah Dakwah yang sudah ada.” Ungkap Dr. Adian Husaini
Rombongan yang berjumlah 23 orang peserta ini dipimpin langsung oleh Ust. Farid Ahmad Okbah, Lc,. MA., pimpinan Ma’had Al Islam. Disambut oleh Pimpinan Dewan Dakwah. Diantaranya Dr. Ahmad Misbahul Anam, Wakil Ketua Umum, Ustadz Muhsin, MK, Ketua Persatuan Da’i Dewan Da’wah (PERSADA), Dr. Agusman, Ketua Bidang Bina Masjid, Pesantren dan Kampus (MPK) serta H. Heri Syahmuda Sitorus, M.Sos, Sekretaris Bidang Bina MPK.
Silaturahmi ini merupakan bagian dari penguatan materi lapangan bagi Peserta Daurah untuk lebih memahami dan menghayati gerakan dakwah seperti Dewan Dakwah.